Kegiatan ini diketuai oleh Alfiah Rizky D. P. selaku dosen prodi Sains Atmosfer dan Keplanetan (SAP) juga sebagai peneliti OAIL, dan dibuka oleh Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) yang dalam hal ini diwakili oleh Dr. Raden Putra, S.T. selaku sekretaris LPPM, serta menghadirkan tiga dewan juri yakni, Dr. Hakim L. Malasan, M.Sc., Hendra Agus Prastyo, M. Si., dan Ridlo W. Wibowo, M. Si.
Alfiah mengatakan dalam pembukaan yang dilaksanakan secara luring diikuti oleh para siswa/i dan pembina, kegiatan yang melibatkan masyarakat luas ini diselenggarakan sebagai wadah kompetisi untuk mengasah kemampuan berfikir juga ketangkasan siswa/i dalam menjawab pertanyaan secara cepat, tepat, dan cermat serta menumbuhkan rasa sportivitas antar tim. Perlombaan ini diselenggarakan dalam 3 tahap yang harus dilalui oleh peserta mulai dari babak penyisihan secara daring pada 5 November 2022 untuk menentukan 15 tim terbaik yang akan bertanding secara langsung pada babak semifinal dan final pada 19 November 2022 di Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Tahun 2022 adalah tahun pertama LCC digelar secara tatap muka setelah berakhirnya pandemi Covid-19.
Astronomy Competition 2022 diikuti sebanyak 46 tim yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dengan kategori SD, SMP, dan SMA sederajat dengan sangat antusias.
Materi yang diujikan dalam perlombaan antara lain Matematika Dasar, Astronomi posisi, Instrumentasi dalam Astronomi, Fisika dan Evolusi Bintang, Tata Surya, Eksoplanet, Galaksi Bima Sakti, Ekstragalaksi, Kosmologi, dan lain sebagainya.
Hadiah yang diraih oleh para pemenang masing-masing kategori adalah teleskop, plakat, medali, sertifikat, dan uang pembinaan.
Tak hanya itu, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengamati Matahari menggunakan teleskop Barride dan mengunjungi teleskop OZT-ALTS di sela-sela lomba dan mengamati bintang bersama tim OAIL menggunakan ITERA Robotic Telescope (IRT) di rooftop gedung C ITERA pada malam hari setelah perlombaan.
